Menu

Mode Gelap

Gowa · 25 Apr 2022 00:40 WITA

Dugaan Penyimpangan Proyek Fisik MAN IC Gowa Mandek di Polda Sulsel


 Dugaan Penyimpangan Proyek Fisik MAN IC Gowa Mandek di Polda Sulsel Perbesar

DISWAY, Gowa – Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Masyarakat Anti Korupsi (LSM – SOMASI) mendesak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel untuk transparan dalam pengusutan kasus dugaan penyimpangan proyek fisik Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kabupaten Gowa.

Sebab kasus tersebut telah dilaporkan LSM – SOMASI ke Ditreskrimsus Polda Sulsel sejak tahun 2020. Namun hingga saat ini, tindak lanjut perkembangan kasusnya tidak pernah lagi terdengar.

“Padahal pengakuan salah seorang penyidiknya kepada kami, bahwa betul pembangunan gedung pusat pembelajaran terpadu Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia ini ditemukan kerugian negara, ” kata Ketua LSM Somasi Muhammad Ramli di Makassar, Minggu, 24 April 2022.

Dia menyebutkan, jika dalam kasus ini pihak rekanan belum melakukan pengembalian kerugian negara, setidaknya penyidik lebih transparan. Jangan sampai, kata dia, terjadi dugaan kongkalikong dalam kasus tersebut.

“Sudah dua tahun kasus ini tidak pernah terdengar perkembangannya. Padahal dugaan pelanggaran tindak pidananya sangat jelas, ” ucap Ramli.

Apalagi diungkapkan Ramli, proyek fisik pembangunan MAN IC Gowa ini yang dikerjakan
CV Karya Jasa Kontruksi bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan biaya sebesar Rp.6.444.156.363 Tahun Anggaran 2019. Sehingga dia meminta Polda Sulsel untuk serius dalam mengusut kasus tersebut.

“Kan ada apa? Kalau sudah ada kerugian negara, tapi tindak lanjutnya nihil, ” sorot dia.

Adapun penyimpangan dalam kasus ini, dibeberkan Ramli, pekerjaan CV Karya Jasa Kontruksi terkesan mendapat perlakuan istimewa. Pasalnya, kala itu kontrak CV Karya Jasa Kontruksi berakhir pada 31 Desember 2019, namun tidak selesai.

Kemudian CV Karya diberi kesempatan selama 90 hari berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan maupun Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 untuk perpanjangan waktu atau Adendum dengan catatan kesanggupan merampungkan proyek tersebut dalam rentan waktu yang diberikan.

Namun, dalam perjalanannya CV Karya Jasa Kontruksi tidak mampu menyelesaikan proyek tersebut hingga batas waktu adendum 28 Maret 2020.

Meski dalam regulasi yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018, bahwa adendum hanya dapat diberikan satu kali, tapi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tetap memberikan kelonggaran terhadap CV Karya Jasa Kontruksi.

“Padahal masa adendum sudah habis dan tidak diputus kontrak. Kemudian pekerjaan yang rampung sampai waktu adendum kurang lebih 80 persen, tapi CV Karya Jasa Kontruksi tetap melanjutkan pekerjaan,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, pihak Ditreskrimsus Polda Sulsel belum memberikan komentar terkait kasus tersebut. ***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Korsleting Listrik, Rumah Warga di Desa Manuju Gowa Ludes Terbakar

1 Maret 2024 - 14:02 WITA

Dg Mantang, warga Desa Manuju, Gowa dirawat di Puskesmas Manuju setelah mengalami luka bakar akibat kebakaran yang menghanguskan rumah panggung miliknya, Kamis 29 Februari 2024. (Foto: Disway-Rusli)

Bupati Adnan Resmikan Kantor Baru Disdik Gowa

27 Februari 2024 - 08:18 WITA

Bupati Adnan Purichta Ichsan menyampaikan sambutan pada peresmian kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Gowa yang baru, Senin 26 Februari 2024. (Foto: Disway-Rusli)

MPP Gowa Akomodasi 147 Layanan Instansi Daerah-Vertikal

26 Februari 2024 - 14:58 WITA

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meneken prasasti peresmian Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Hoscok Sungguminasa, Senin 26 Januari 2024. (Foto: Disway-Rusli)

Kapolres dan Ketua KPU Jenguk KPPS yang Dirawat di Puskesmas

24 Februari 2024 - 17:19 WITA

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak bareng Ketua KPU Gowa, Fitra Syahdanul dan Komisioner Bawaslu Gowa, Muhtar Muis menjenguk anggota KPPS yang dirawat di Puskesmas Simba Opu, Sabtu 24 Februari 2024. (Foto: Disway-Rusli)

Reboisasi Massal, Kostrad Tanam 2.600 Pohon di Bendungan Bili-Bili

23 Februari 2024 - 08:23 WITA

Wabup Gowa, H Abd Rauf Malaganni bersama anggota TNI dari Kostrad mengangkat bibit pohon yang akan ditanam dalam kegiatan reboisasi massal di Kawasan Arboretum 2 Bendungan Bili-Bili, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Kamis 22 Februari 2024. (Foto: Disway-Rusli)

Polres Gowa Intens Pantau Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2024 di PPK

22 Februari 2024 - 16:14 WITA

Wakapolres Gowa, Kompol Soma Miharja saat memantau penghitungan suara Pemilu 2024 di PPK Parangloe, Kamis 22 Februari 2024. (Foto: Disway- Rusli)
Trending di Gowa