Menu

Mode Gelap

Lifestyle · 29 Apr 2022 13:33 WITA

Festival Ramadan Progresif Berakhir: Sampai Jumpa Tahun Depan


 Festival Ramadan Progresif Berakhir: Sampai Jumpa Tahun Depan Perbesar

DISWAY, Makassar – Festival Ramadan Progresif akhirnya berakhir setelah berlangsung selama empat hari di halaman Museum Kota Makassar, dari tanggal 25 hingga 28 April 2022.

Festival Ramadan Progresif ini dikemas dengan sejumlah kegiatan. Di hari terakhir diisi dengan Silaturahmi Seniman Makassar.

Sebelumnya juga ada obrolan industri kreatif dari peserta tenant yang mengisi event Festival Ramadan.

Hadir dalam penutupan Festival Ramadan Progresif, Kepala Dinas Kebudayaan, Andi Herfida Attas yang sempat berdialog dengan seniman kota Makassar.

Irwan AR selaku direktur Festival Ramadan Progresif mengaku belum puas dengan yang digelar selama empat hari ini. Sehingga ada harapan tahun depan bisa digarap lebih bagus lagi.

Di mana gagasan awal Festival Ramadan Progresif 2022 ini hendak dibuat event besar dengan visi menghidupkan Industri Kreatif khususnya yang dilakoni anak HMI dan anak muda kota Makassar.

” Kesenian khususnya pekerja seni kampus dan dinamika intelektual di kalangan hijau hitam (anak HMI, red) baik yang masih di Komisariat hingga para alumni, ” kata Irwan AR yang memiliki sapaan Brutus itu.

Selama empat hari ini, Festival Ramadan Progresif menggelar dialog kepemudaan yang dihadiri wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah Erbe sekaligus Presedium KAHMI Sulsel, Rijal Djamal seorang konten kreator, dan Ketua Umum HMI cabang Makassar Muhammad Arsy Jailolo. Mereka menjadi narasumber.

Dialog ini menjadi momen silaturahmi dan dirangkaikan buka puasa bersama HMI komisariat Perti Fajar bersama kader-kader HMI se-cabang Makassar.

Kemudian narasumber lainnya dalam dialog tersebut dari Dinas Pemuda dan Olahraga yang diwakili Sekertaris Dinas, Husni Mubarak. Dia menyempatkan datang untuk berdialog dengan kader-kader HMI dan membuka ruang untuk menampung ide-ide kreatif.

Hari kedua giliran pekerja seni kampus bersilaturahmi dalam buka puasa bersama yang digelar Sanggar Seni Karampuang (SSK) dan dilanjutkan dengan pemutaran film yang difasilitasi Kelana Artspace.

Hari ketiga digelar buka puasa bersama kohati HMI Perti Fajar dirangkaikan penyerahan hampers lebaran.

Selanjutnya ada launching dan diskusi buku Nyala Api Islam karya Muhammad Ridha sekaligus membagikan bingkisan.

Kegiatan yang dikolaborasikan bersama penerbit Subaltern ini menghadirkan Narasumber seperti, Muhammad Natsir yang juga Koordinator Presedium KAHMI Sulsel, Moch Hasymi Ibrahim seorang budayawan dan kolomnis, dan M. Asratillah direktur Profetik Institut dan intelektual muda Muhammadiyah di Sulsel.

Pada kegiatan tersebut juga dibagikan banyak giveaway dari penerbit Subaltern dan opinia.id sebuah startup karya anak bangsa berbasi literasi.

Ketua umum HMI komisariat Perti Fajar, Fery berharap tahun depan akan bisa menyelenggarakan kembali sekaligus menggarap dengan lebih bagus.

” Tahun depan kami harap masih bisa menggelar FRP dengan lebih baik, sebagai awal saya kira sudah jadi permulaan yang baik,” harap Fery.

Fery tak lupa menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendukung kegiatan baik lembaga maupun person.

“Saya tentunya tak lupa berterima kasih kepada kakak-kakak kami yang sudah membantu baik materi dan moril kepada kegiatan ini, semoga bantuan-bantuan itu bernilai ibadah apalagi di bulan suci Ramadan,” ungkap Feri.

Tak lupa, Irwan AR menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan anggota HMI komisariat Perti Fajar yang ikut bekerja mensukseskan terselenggaranya kegiatan.

“Saya secara pribadi berterimakasih kepada banyak pihak, kepada kak Andri yang sudah membackup kegiatan ini sejak sebulan lalu dan mau direpotkan. Kepada kak Ulla dan kak Cacci selaku narasumber dan senior kami di presidium Kahmi juga Rijal Jamal dan Arsy Ketua Umum HMI Cabang Makassa,” tukas Irwan.AR.

Irwan juga berterima kasih kepada Opinia.id startup berbasi literasi yang menjadi karya asli anak bangsa, Muhammad Ridha yang melaunching buku di festival Ramadan. Kemudian penerbit Subaltern yang berkolaborasi atas diskusi buku. Pemkot Makassar untuk fasilitas tenda, kursi dan panggungnya, Dinas Kebudayaan atas fasilitas tempat, untuk media partner koran Disway Sulsel dan Suara Insan cita, komunitas Kelana Artspace, Sanggar Seni Karampuang,

Lalu para tenant yang berpartisipasi seperti Kondora Hijab, Dekkeng Artis, Able Eight, dan Tobaco cafe, serta Komunitas musisi KPJ Makassar.

“Tentunya yang paling penting ucapan terima kasih saya dan bangga saya bagi seluruh tim kecil saya yang bekerja sejak bulan lalu hingga saat ini, selamat berlebaran dan sampai jumpa tahun depan,” pungkas Irwan AR. ***

(Amrul)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

40 Menit Terjual 1.000 Unit, Ini Keunggulan NMAX Generasi Terbaru

18 Juni 2024 - 14:48 WITA

PDI Perjuangan Sulsel Kurban 193  Ekor Sapi, 5 Ekor Jenis Limosin

17 Juni 2024 - 18:28 WITA

Mapala  UMI Gelar Lombat Panjat Tebing, Wakil Rektor III: Sudah Lama Dinantikan

10 Juni 2024 - 18:31 WITA

Lady Biker XSR 155 Riding dari Bali Jelajahi Rute Wisata Makassar – Toraja

7 Juni 2024 - 17:35 WITA

MAPALA UMI Akan Gelar Lomba Panjat Tebing, Pesertanya Berasal dari Berbagai Provinsi di Indonesia

1 Juni 2024 - 18:24 WITA

Bertepatan Hari Lahir Pancasila, ASA Akan Gelar Lomba Domino dengan Hadiah Ratusan Juta di Pulau Lakkang

29 Mei 2024 - 12:41 WITA

Trending di Lifestyle