Menu

Mode Gelap

Bone · 2 Apr 2022 11:47 WITA

Kapolres Bone Ancam Tindak Tegas SPBU yang Melayani Penjualan BBM Lewat Jeriken


 Kapolres Bone Ancam Tindak Tegas SPBU yang Melayani Penjualan BBM Lewat Jeriken Perbesar

DISWAY, Bone – Akibat keluhan masyarakat menyoal pelayanan salah satu SPBU di Kabupaten Bone yang terkesan lebih mengutamakan pembelian jeriken ketimbang pengendara, langsung mendapat reaksi dari Kepolisian.

Di mana Polres Bone mengancam akan menertibkan sejumlah SPBU nakal, jika kedapatan melayani pembelian BBM melalui jeriken dan drum yang berlebihan.

Ancaman tersebut terkait dengan banyaknya keluhan masyarakat pengguna kendaraan baik dua maupun empat yang merasa terabaikan oleh beberapa SPBU. Dinilai lebih banyak mementingkan dan melayani pembelian melalui jeriken dan drum.

Kapolres Bone, AKBP Ardiansyah menegaskan, pihaknya akan ke lapangan untuk memantau dan melihat langsung beberapa SPBU di Bone yang terbilang nakal dan lebih mementingkan pelayanan pembelian BBM melalui jeriken.

” Kita pastinya sebelum bertindak akan ke lapangan dulu. Jika memang terbukti ada SPBU yang melakukan penjualan yang berlebihan melalui wadah jeriken ataupun drum tanpa melalui persuratan resmi, pasti akan kami tindak tegas,” katanya yang ditemui di ruangannya Sabtu, 2 April 2022.

Meski demikian, kata dia, Polres Bone akan melakukan koordinasi lebih dulu dengan instansi terkait, seperti Dinas Perindustrian terkait dengan aturan dan sanksi pembelian BBM yang berlebihan dengan menggunakan jeriken.

Situasi pembelian BBM menggunakan jeriken di SPBU poros Bone – Bajoe. (Dok.Disway/Baer).

“Kalau perlu kami akan mengeluarkan surat imbauan untuk ditempel di SPBU agar tidak melayani pengisian bahan bakar minyak yang terindikasi ilegal itu dan berlebihan tanpa adanya surat resmi dari instansi terkait, ” tegas Ardiansyah.

Bahkan diakuinya, keluhan masyakarat selaku konsumen yang terganggu dengan pembelian BBM itu sudah lama terdengar dan dianggap wajar. Begitupun dengan pembelian BBM dengan jeriken akan dianggap wajar jika masih sebatas satu hingga dua jerikan untuk kebutuhan Petani (traktor), kapal ( nelayan ).

Namun sebaliknya, jika pembelian menggunakan jeriken atau drum dengan tujuan menjual kembali ke konsumen, dianggap menyalahi aturan.

Sehingga, Kapolres Bone berharap pemerintah mampu menyiapkan penjualan atau SPBU khusus untuk nelayan dan petani sehingga tidak lagi menganggu pembeli satu sama lainnya.

Untuk diketahui pembelian BBM dengan cara jeriken maupun drum yang berlebihan, akhir-akhir ini semakin marak di tengah terbatasnya BBM jenis solar. Bahkan menyebabkan terjadinya kemacetan dan antrian yang panjang.

Itu disebabkan beberapa pegawai SPBU yang nakal, terkesan lebih mementingkan pelayanan pembelian melalui jeriken tanpa melihat kondisi kendaraan yang mengantri panjang.***

(Subaer)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

3 Kali Ikut Pilcaleg, Andi Maulana Akhirnya Amankan Satu Kursi di DPRD Bone

1 Maret 2024 - 06:25 WITA

Caleg dari partai PKS, Andi Maulana pastikan raih satu kursi di Dapil 1 DPRD Bone. (Foto: Disway-Subaer)

Alvin Perdana Putra Dipastikan Amankan Kursi ke-10 Dapil 1 Bone

29 Februari 2024 - 19:31 WITA

Alvin Perdana Putra Dipastikan Amankan Kursi ke-10 Dapil 1 Bone. (Foto: Disway-Subaer)

Caleg Gerindra di Bone Ancam Pidanakan 35 Anggota KPPS

29 Februari 2024 - 19:19 WITA

Caleg Gerindra, Fahri Rusli ancam akan pidanakan sejumlah KPPS di Bone. (Foto: Disway- Subaer)

Zaenal Takdir Caleg Muda Dari Dapil 3 Bone Selatan Pastikan Duduki 1 Kursi di DPRD Bone

28 Februari 2024 - 23:11 WITA

Caleg-Bone

Golkar Tak Lagi Jadi Penguasa Kursi di DPRD Bone

26 Februari 2024 - 15:50 WITA

Golkar Tak Lagi Jadi Penguasa Kursi di DPRD Bone.

Klaim Kursi ke-10 Milik Demokrat, Tim Wahyu Herman Kawal Rekapitulasi Hingga Kabupaten

25 Februari 2024 - 15:30 WITA

Tim Wahyu Herman Kawal Rekapitulasi Hingga Kabupaten. (Foto: Disway-Subaer)
Trending di Bone