Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 19 Apr 2022 15:25 WITA

Kisah Pilu Anak Tunggal Asal Masamba yang Sedang Mendaftar Anggota Polri


 Kisah Pilu Anak Tunggal Asal Masamba yang Sedang Mendaftar Anggota Polri Perbesar

DISWAY, Makassar – Wahyu Mustamin seorang putra kelahiran Masamba, Luwu Utara dengan semangat yang besar dan niat yang tulus ingin membaktikan hidupnya di dunia Kepolisian. Namun terpaksa harus melewati cobaan berat sesaat setelah berangkat bersama rekan-rekannya menjalani seleksi masuk Anggota Polri.

Para peserta seleksi dari Polres Luwu Utara diberangkatkan bersama-sama menuju makassar. Wahyu sudah berangkat duluan bersama rombongan lainnya dari Polres Lutra untuk mengikuti seleksi menjadi anggota Polri di MaPolda Sulsel di Kota Makassar.

Kemudian Mustamin (58 tahun), orang tua wahyu menyusul menggunakan angkutan umum Bus dengan nomor polisi DD 7739 AY dengan maksud mendampingi dan mengurus keperluan anak semata wayangnya yang akan ikut test tersebut.

Saat di perjalanan, Bus yang ditumpangi mampir di Mandalle Kabupaten. Pangkep untuk menunaikan Salat subuh di sebuah Masjid. Kemudian seusai salat, Mustamin hendak kembali naik ke bus, namun orang tua Wahyu itu ditabrak oleh sebuah mobil pick-up pengangkut ayam yang langsung kabur.

“Beliau terseret sekitar 7 meter dan meninggal di tempat,” urai Bustam, sopir bus yang melihat kejadian tersebut pada hari selasa, 19 april 2022 sekitar pukul 05.30 WIT.

Mustamin, seorang pegawai negeri sipil yang sehari-hari bergelut dengan kebencanaan di BPBD Luwu Utara itu, tak lagi dapat mendampingi, mengurus, apalagi memastikan anak semata wayangnya lulus atau tidak masuk di Kepolisian.

Beruntung, proses seleksi belum dimulai sehingga Wahyu masih punya waktu untuk dapat melihat jasad ayahnya yang sudah terbujur kaku tak bernyawa.

Di Puskemas Mandalle tempat ayahnya disemayamkan sebelum diantar ke masamba, dengan isak tangis, Wahyu meminta kepada semua yang menyaksikan peristiwa itu agar mendoakannya. Semoga bisa mewujudkan harapan orang tuanya untuk lulus dan menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kita berharap bapak Kapolda Sulawesi Selatan dapat mewujudkan impian almarhum kepada Wahyu Mustamin yang mendapatkan musibah disaat ingin mendampingi anak semata wayangnya mengikuti seleksi masuk kepolisian di Polda Sulsel.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

9 Rumah Warga Dua Desa di Kecamatan Pulau Sembilan Diterjang Angin Kencang

7 Februari 2024 - 00:28 WITA

Bocah 6 Tahun di Tallo Kota Makassar Tewas Terpanggang

7 Januari 2024 - 15:15 WITA

Ilustrasi kebakaran rumah di Kecamatan Tallo yang menewaskan seorang bayi berusia 6 tahun. (Foto: Freepick)

Gegara Petasan, 1 Rumah Terbakar di Malam Tahun Baru

1 Januari 2024 - 07:37 WITA

Kobaran api akibat petasan yang menghanguskan 1 unit rumah kayu di Jalan Toa Daeng 3 RT 002, RW 008, Minggu (31/12/2023) sekitar Pukul 19.10 Wita.(Foto: Tangkapan Layar)

Amukan si Jago Merah Kembali Hanguskan 4 Rumah Warga di Jeneponto Rata dengan Tanah

15 Desember 2023 - 14:36 WITA

4 unit rumah milik warga rata dengan tanah oleh amukan si jago merah di kampung Lingkungan Bungung Lompoa, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Disway-Syamsir)

Kampung Tala Berdarah Lagi, Pegawai Puskesmas Mapsu Diduga Tewas Gantung Diri

27 November 2023 - 19:06 WITA

Insiden berdarah kembali terjadi dilingkungan Tala, kelurahan Sombalabella, kecamatan Pattallassang, Takalar.

Amukan si Jago Merah Sapu Bersih 4 Rumah Warga Rata dengan Tanah, 12 Kambing dan 1 Motor di Birang Loe Jeneponto

23 November 2023 - 14:58 WITA

Trending di Jeneponto