Menu

Mode Gelap

Politik · 14 Feb 2022 07:08 WITA

PAN Tidak Pasrah untuk Posisi Wakil Gubernur Sulsel


 PAN Tidak Pasrah untuk Posisi Wakil Gubernur Sulsel Perbesar

DISWAY, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan (DPW PAN Sulsel) akan mengoptimalkan peluang untuk mendapatkan posisi Wakil Gubernur Sulsel.

Ketegasan PAN Sulsel untuk menempatkan kadernya di posisi Wakil Gubernur, mengingat di antara partai pengusung, mereka memiliki kursi paling banyak.

Ketika mengusung Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman di Pilgub 2018 silam,
PAN memiliki sembilan kursi, disusul dua partai koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masing – masing enam kursi.

Elite DPW PAN Sulsel, Usman Lonta mengatakan, partai besutan Zulkifli Hasan tersebut tidak akan mundur dalam perebutan kursi Wakil Gubernur untuk mendampingi Andi Sudirman Sulaiman.

Apalagi PAN, kata Usman Lonta, memiliki peluang besar untuk menempatkan kadernya. Karena bagi dia, dalam politik semua bisa terjadi.

“Politik itu seni mengelola hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, apalagi kalau hal yang dimaksud probability (peluang) sangat besar, seperti wakil Gubernur ini. PAN mempunyai probability yang sangat tinggi sebagai partai pengusung, jadi tidak ada kata pasrah,” tegas Usman Lonta.

Penegasan yang sama juga disampaikan Bendahara DPW PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos. Dia mengatakan, PAN akan berusaha semaksimal mungkin mendapatkan posisi Wakil Gubernur.

“PAN akan berusaha (dapatkan kursi Wakil Gubernur, red),” tegas Anggota DPRD Sulsel ini.

Sementara Wakil Ketua PAN Sulsel, Irfan AB mengaku, untuk posisi Wakil Gubernur pihaknya masih menunggu surat Keputusan Presiden Jokowi, terkait pengangkatan Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur defenitif.

“Soal Wagub belum ada Keppres terkait pengangkatan Gubernur, ” kata Irfan melalui sambungan telpon.

Menurut Irfan, jika Keppres telah terbit barulah PAN akan mengambil sikap untuk membangun dengan komunikasi serius dengan dua partai pengusung lainnya, PDIP dan PKS.

“Saya kira nantilah pada saatnya kalau keppres sudah turun, saya kira kita akan membicarakan serius dengan partai – partai pengusung, ” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, status pengangkatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel defenitif menggantikan Nurdin Abdullah yang terjerat kasus hukum masih bergulir di pusat.

Kabarnya surat pengusulan DPRD Sulsel atas pengangkatan Sudirman Sulaiman menjadi Gubernur defenitif masih bergulir di Kementrian Sekretariat Negara.

DPRD Sulsel mengusulkan pengangkatan Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur defenitif kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) kemudian diteruskan ke Kementrian Sekretariat Negara.

Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Sulsel, Selle KS Dalle mengatakan, pihaknya belum mengetahui kapan Surat Keputusan (SK) Presiden Jokowi terkait pengangkatan Sudirman Sulaiman menjadi Gubernur defenitif diterbitkan.

“Belum ada informasi terbaru terkait SK definitif Wagub (Plt Gubernur Sulsel) menjadi Gubernur Sulsel, ” kata Selle belum lama ini.

Belum jelasnya jadwal pelantikan Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel defenitif. Posisi Wakil Gubernur terancam lowong.

Peluang lowongnya kursi Wakil Gubernur lantaran kurang dari sebulan lagi partai pengusung bisa mengusulkan nama. Sebab, deadline pengusulan calon Wakil Gubernur akan berakhir 5 Maret 2022.

Tetapi, jika sebelum tanggal 5 Maret, dilakukan pelantikan Andi Sudirman Sulaiman, maka pengusulan posisi wakil Gubernur dari partai pengusung masih bisa dilaksanakan.***

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Soal Jaminan Netralitas di Pilgub, Pj Gubernur Sulsel: Tegak Lurus

21 Mei 2024 - 15:57 WITA

Appi Timbang RP Jadi Pendampingnya: Kalau Tidak Bertanding, Bersanding Juga Bisa

21 Mei 2024 - 12:43 WITA

PKB Makassar Bahas Generasi Bangkit Jelang Pilwali

21 Mei 2024 - 01:54 WITA

Fachri Bachmid Jabat Pj Ketua Umum PBB Gantikan Yusril Ihza Mahendra

20 Mei 2024 - 22:50 WITA

Tanggapi Wacana Kotak Kosong di Pilgub, Usman Lonta: Menang Itu dengan Gagasan Bukan Keterpaksaan

20 Mei 2024 - 17:04 WITA

Daeng Manye’ Mulai Konsolidasi Tatap Pilkada Takalar, Kini Sudah Daftar di 11 Partai

18 Mei 2024 - 22:20 WITA

Trending di Politik