Menu

Mode Gelap

Politik · 28 Feb 2022 10:58 WITA

Survei Taufan Pawe Paling Rendah di Golkar, Hanya 0,7 Persen


 Survei Taufan Pawe Paling Rendah di Golkar, Hanya 0,7 Persen Perbesar

DISWAY, Makassar – Baru – baru ini sebuah hasil survei Polmark Indonesia referensi tokoh pilihan publik untuk Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) 2024 beredar luas.

Dalam survei Polmark itu sejumlah nama mencuat yang disebut memiliki kans besar untuk bertarung di kontestasi demokrasi dua tahun akan datang.

Dari sederet nama hasil survei agregasi elektabilitas Polmark di Pilgub Sulsel, sejumlah figur dari Partai Golkar cukup mendominasi.

Melalui foto yang tersiar hasil survei Polmark, ada 14 nama memiliki Potensi di Pilgub Sulsel, tujuh di antaranya merupakan kader Golkar.

Dalam survei yang beredar itu, nama Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan paling teratas.
Elektabilitas kader Golkar ini mencapai 12,4 persen.

Kemudian yang paling rendah diisi Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Ketua DPD Golkar Sulsel ini hanya memperoleh 0,7 persen tingkat elektabilitasnya.

Bahkan elektabilitas Taufan Pawe berdasarkan survei Polmark itu, dikalahkan oleh figur Golkar lainnya.

Antaranya, Wakil Ketua DPP Golkar, Nurdin Halid, 3,5 persen. Bupati Luwu Utara dari Golkar, Indah Putri Indriani, 3,4 persen.

Kemudian, Bupati Soppeng dari Golkar, Andi Kaswadi Razak, 1,9 persen. Bupati Bone dari Golkar, Andi Fashar Padjalangi, 1,6 persen, hingga Ketua Golkar Makassar, Munafri Arifuddin, 1,0 persen.

Meski demikian belum ada respon atau keterangan resmi dari Golkar Sulsel terkait hasil survei Polmark tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, survei Polmark Indonesia terkait Pilgub Sulsel tersebut merupakan internal yang digunakan untuk pembekalan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah yang coba dikonfirmasi terkait data tersebut belum memberikan respon.

Berikut Nama – Nama Potensi di Pilgub Sulsel Versi Polmark Indonesia

-Adnan Purichta Ichsan (Golkar), 12,4 persen.
-Andi Sudirman Sulaiman, 10,1 persen.
-Rusdi Masse (NasDem), 9,2 persen.
-Danny Pomanto, 4,9 persen.
-Ilham Arief Sirajuddin (Demokrat), 4,6 persen.
-Amir Uskara (PPP), 4,0 persen.

-Nurdin Halid (Golkar), 3,5 persen.
-Indah Putri Indriani (Golkar), 3,4 persen.
-Andi Kaswadi Razak (Golkar), 1,9 persen.
-Andi Fashar Padjalangi (Golkar), 1,6 persen.

-Andi Iwan Darmawan Aras (Gerindra), 1,2 persen.
-Munafri Arifuddin (Golkar), 1,0 persen.
-Muhammad Aras (PPP), 1,0 persen.
-Taufan Pawe (Golkar), 0,7 persen.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

KPU Makassar Habiskan Ratusan Juta Undang Artis

21 Mei 2024 - 17:43 WITA

Komisioner KPU Makassar, Abdi Goncing. (Foto: Istimewa)

Soal Jaminan Netralitas di Pilgub, Pj Gubernur Sulsel: Tegak Lurus

21 Mei 2024 - 15:57 WITA

Appi Timbang RP Jadi Pendampingnya: Kalau Tidak Bertanding, Bersanding Juga Bisa

21 Mei 2024 - 12:43 WITA

PKB Makassar Bahas Generasi Bangkit Jelang Pilwali

21 Mei 2024 - 01:54 WITA

Fachri Bachmid Jabat Pj Ketua Umum PBB Gantikan Yusril Ihza Mahendra

20 Mei 2024 - 22:50 WITA

Tanggapi Wacana Kotak Kosong di Pilgub, Usman Lonta: Menang Itu dengan Gagasan Bukan Keterpaksaan

20 Mei 2024 - 17:04 WITA

Trending di Politik